MUTIARA FORKLIFT

Blog News Mutiara Forklift

Standar Operasional Prosedur (SOP) Operator Forklift

Standar Operasional Prosedur (SOP) Operator Forklift

Berikut ini adalah Standar Operasional Prosedur (SOP) Operator Forklift:

Sebelum Menghidupkan Mesin

  1. Cek oli mesin.
  2. Cek oli hydraulic.
  3. Cek air radiator + cadangan.
  4. Cek filter Udara.
  5. Cek baut-baut roda depan dan belakang.
  6. Cek fan belt.

Menghidupkan Mesin

  1. Pasang rem tangan.
  2. Posisikan tuas persneling netral (Indikator netral di dashboard menyala).
  3. Putar kunci kontak pada posisi “ON” dan pastikan indikator menyala (pengisian, oli mesin, sedimenter, pemanas, solar, dan temperatur).
  4. Putar kunci kontak lebih jauh ke posisi “START” 3 s/d 5 detik.
  5. Setelah mesin hidup, tunggu dan pastikan lampu indikator mati semua dan lampu hourmeter menyala (berkedip).

Setelah Mesin Hidup

  1. Biarkan mesin hidup langsam / Idle kurang lebih 5 menit, agar mencapai suhu kerja.
  2. Cek kemungkinan kebocoran oli (mesin, hydraulic, transmisi).
  3. Cek kemungkinan kebocoran air radiator.

Selama Pengoperasian, perlu memperhatikan:

  1. Level solar, pastikan solar tidak sampai Rest “E”
  2. Temperature gauge, pastikan jarum temperature stabil, maksimal diposisi tengah
  3. Lampu indikator panel mati, kecuali lampu hourmeter (harus menyala berkedip).
  4. Pastikan semua lampu, bekerja (rem, sorot, sen,mundur, rotary) menyala.
  5. Pastikan klakson, rem tangan, rem dan kopling dapat bekerja dengan baik.
  6. Pastikan tidak ada kebocoran sistem hydraulic, lift dan tilt cylinder, sterling cylinder, minyak rem.
  7. Laporkan segera, jika ada kerusakan bunyi kasar terutama di bagian engine / mesin dan axel / sistem steering.

News Lainnya :

Whatsaap

Follow Our Social Media